x

Saring Calon Direksi BPRS Cilegon Mandiri, Separuh Pelamar Gugur di Meja Administrasi

waktu baca 2 menit
Selasa, 15 Jul 2025 15:00 65 Redaksi

CILEGON-PARLEMEN.COM, Seleksi calon direksi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS-CM) memasuki babak penting. Pada Senin, 14 Juli 2025, panitia seleksi yang terdiri dari unsur pemerintah, profesional, dan akademisi merampungkan tahapan administrasi, menyisakan separuh pelamar dari total peserta yang mendaftar.

Bertempat di ruang tertutup sejak pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, panitia menyisir satu per satu dokumen para kandidat. Prosesnya disebut sangat teliti dan berhati-hati, mengikuti ketentuan dari Kementerian Dalam Negeri dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Ini bukan sekadar formalitas. Kami pastikan setiap syarat dipenuhi sesuai regulasi. Bukan hanya aturan OJK, tapi juga dari Kemendagri,” ujar Syaiful Bahri, anggota pansel dari unsur akademisi, saat dihubungi lewat WhatsApp, Selasa, 15 Juli 2025.

Dari total 12 pelamar, empat orang membidik kursi Direktur Utama, dan delapan lainnya mencalonkan diri sebagai Direktur Operasional dan Kepatuhan. Namun hasilnya tak sepenuhnya memuaskan. Satu dari empat kandidat Direktur Utama dinyatakan tak lolos karena tak memiliki pengalaman di bidang perbankan syariah.

“Padahal itu syarat mendasar. Sudah diatur jelas dalam ketentuan yang berlaku,” kata Syaiful.

Untuk posisi Direktur Operasional dan Kepatuhan, hanya empat dari delapan pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat administratif. Separuh lainnya tersandung persoalan klasik: kelengkapan dokumen.

“Mayoritas tidak punya sertifikasi direksi dari OJK. Bahkan ada yang tidak menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan dokumen pendukung lain yang diwajibkan,” jelasnya.

Menariknya, seleksi ini tak hanya diminati kandidat dari Banten. Sekitar empat hingga lima pelamar datang dari luar provinsi. “Ini menunjukkan posisi strategis ini menarik secara nasional,” ujarnya.

Tahapan selanjutnya adalah seleksi uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap para kandidat yang lolos administrasi. Dalam tahap ini, rekam jejak, kapabilitas manajerial, serta visi kepemimpinan para kandidat akan diuji lebih mendalam. Hasil akhir akan menentukan arah nahkoda baru bank milik daerah tersebut.

 

(Yan/Red*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x