
CILEGON-PARLEMEN.COM, Bulan suci Ramadan menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan lingkungan di Kota Cilegon. Kegiatan Bank Sampah Berkah yang digelar di Lingkungan Penauan, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Sabtu (7/3/2026), tidak hanya menjadi ajang silaturahmi warga, tetapi juga bukti nyata bahwa pengelolaan sampah dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, warga menerima pembagian saldo tabungan hasil pengumpulan sampah non-organik yang selama ini mereka setorkan ke bank sampah. Program ini menjadi salah satu contoh bagaimana kesadaran lingkungan dapat diolah menjadi gerakan ekonomi berbasis masyarakat.
Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Aflahul Azis, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif masyarakat yang konsisten mengelola sampah sekaligus membangun budaya lingkungan yang sehat.
“Alhamdulillah di bulan Ramadan yang penuh kebahagiaan ini saya bisa hadir dalam kegiatan Bank Sampah Berkah di Lingkungan Penauan, Kelurahan Kubangsari. Sekaligus menyaksikan pembagian saldo tabungan dari hasil pengumpulan sampah non-organik warga,” ujar Azis.

Menurutnya, gerakan bank sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mendorong lahirnya sumber daya manusia yang memiliki kesadaran terhadap lingkungan dan nilai gotong royong.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi lingkungan lain di Kota Cilegon. Terlebih, pendekatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dinilai mampu membangun kemandirian sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tingkat lingkungan.
“Semoga kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi masyarakat serta mendorong lahirnya SDM yang berintegritas dan peduli terhadap lingkungan,” katanya.
Gerakan bank sampah sendiri kini mulai menjadi bagian penting dari upaya pengurangan sampah rumah tangga di sejumlah wilayah di Cilegon. Dengan sistem tabungan berbasis sampah, warga tidak hanya belajar memilah sampah sejak dari rumah, tetapi juga merasakan langsung manfaat ekonominya.
Di tengah meningkatnya kesadaran lingkungan, kegiatan seperti Bank Sampah Berkah menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil di tingkat masyarakat. Ramadan pun menjadi ruang refleksi bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab bersama.
(Has/Red*)

Tidak ada komentar